Kamis, 31 Maret 2011

sedihnya.. sedihnya..

from my chronicle today udah lama banget ga nge-blog.. rsanya kangen nulis lagi.. tapi apa daya, ujian, makin dkt, dan gw harus belajar GIAT mulai sekarang.. yosh! lagi pusing nih sama biaya wisuda SMA n kebersamaan ke bali-nya.. duh ribet. coba klo gw udah kerja, gw bantu dah ortu gue bayarinnya.. hikshiks ya moga2 aja Tuhan ksh jalan biar semua itu lancar (terutama UNnya. hehehe) belakangan ini (emang selalu) banyak banget kasus kriminal. ya pembunuhan lah, perampokan lah, mutil lah, semua semua ada di sini.. Sedih banget y di negara kt ini banyaakk bgt kasus kejahatannya.. dan kebanyakan kejahatan2 itu dilakukan krn dendam. Dendam yg berlarut-larut krn org tsb ngga bisa 'terbuka' pd diri sendiri, sesama, n pastinya pd Tuhan. Apalagi sampai bunuh orang gitu. Semua agama melarang keras pembunuhan, dan itu dianggap memusnahkan ciptaan Tuhan. Sama aja dong kalo gitu dengan 'melukai' Tuhan itu sendiri? kalo dipikir-pikir, kita suka sebel sama orang hanya krn alasan yang sepele banget. Gue juga sering. Dan menurut pengalaman gue, dendam itu bener2 VIRUS yg bahkan lebih bahaya dari AIDS. Ketika (waktu itu) gue sempet kena dendam, rasanya tuh pengennya 'orang itu' (sebut aj demikian) kena sial-lah, atau kalo liat 'orang itu' tuh badan jadi kayak kebakar saking sebelnya. Menderita banget kan? Tapi anehnya, dendam adalah virus yg paling mudah 'dipelihara'. Stlh belajar dr pengalaman, emang susah menghapus rasa dendam.. Sulit, tapi BISA. Ya pastinya dgn mendekatkan diri dengan Tuhan kita. Soal mendekatkan diri dgn Tuhan semua agama sama, pasti begitu anjurannya. Kalo dkt dgn Tuhan, udah pasti bisa terbuka dgn diri sendiri n sesama. Kalo dampak paling fatal dari virus biasa adalah kematian fisik, dampak dari dendam adalah 'kematian' dari jiwa kita sendiri. Kita jadi 'mati rasa', terutama pd org yg kita dendami. Rasa kasih pd org tersebut perlahan hilang, bahkan samapi NOL. Dgn kita mengumpat, doain 'orang itu' buat yg jelek2, dan mengecam dlm hati itu udah indikasi jiwa kita mati rasa. Nah lho.. Kalo udah gitu, ya terjadilah kasus-kasus kriminal yg sadis'' itu.. Yuk, kt sama2 belajar unt dekat dgn Tuhan dan berlatih menghapus dendam. Luka itu memang susah sembuhnya, tapi bisa. Kita sama2 'terapi jiwa', setidaknya terhindar dari dendam itu. Kalo kesel2 dikit sm orang mah wajarlah, hohoho :p GBU

Jumat, 11 Februari 2011

Kita Semua Perlu Bekerja Sama

from my chronicle today

Q: Sudah berapa kericuhan yang terjadi di Indonesia baru-baru ini?

(Saya berharap tidak ada pihak yang tersinggung dengan tulisan ini karena saya tidak membicarakan apalagi menjelekkan pihak manapun. Tujuan saya menulis hal ini adalah untuk mengungkapkan opini mengenai kondisi sosial bangsa kita ini. )

Well, capek juga pake bahasa formal seperti di paragraf sebelumnya.. Tapi kalau mau menulis yang 'kayak gini' sih emang harus ditulis dulu 'pemberitahuan akan maksud penulisan' biar ngga salah kaprah :p
Ya, begitulah. Miris hati saya ketika mengetahui kericuhan-kericuhan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia yang notabene disebabkan oleh perbedaan agama, kepercayaan, dan ras. Sekalipun 'kericuhan baru-baru ini' tersebut ngga ada hubungannya dengan saya, tapi di dalam sudut hati saya, saya mencoba menggali lebih dalam apa sih sebenarnya pemicu peristiwa tersebut. Ditambah lagi saya anak IPS yang akan langsung 'on' kalau menyangkut masalah sosial seperti ini. Langsung deh saya tergoda untuk menulis kali ini; karena emang perlu juga, sih.

Yap, sodara-sodara. Di pelajaran PKn kita tentu belajar mengenai Pancasila dan Sumpah Pemuda, bukan? Begitulah, kita semua yang pernah mengenyam pendidikan berkurikulum nasional tentu mengenal sejarah Pancasila dan Sumpah Pemuda. Sekalipun Sumpah Pemuda diikrarkan pd tahun 1928 dan Pancasila baru 'lahir' tahun 1945, pernahkah Anda menyadari bahwa kedua 'jimat bangsa' tersebut memiliki kesamaan? Inilah yg saya temukan;

Keduanya sama-sama konsensus bangsa Indonesia
Konsensus secara harafiah artinya hasil pemikiran yg disepakati bersama melalui forum dan diskusi mendasar. Ya, Sumpah Pemuda dan Pancasila sama-sama lahir dari rapat-rapat orang-orang penting yang mewakili bangsa kita. Walau pada kedua masa itu sebagian diantara kita belum lahir, tapi tetap saja itu isi jiwa bangsa kita. Faktanya, kalo ditanya orang, "Eh, bo, ideologi negara lo apa sih?" tentu sebagai orang Indonesia kita langsung menjawab, "PANCASILA, bo!"

Itu dia! Pancasila! Yang saya soroti di sini adalah sila ke-3; Persatuan Imdonesia. Oke sobat, menurut saya konsep persatuan itu bisa dimaknai dalam berbagai sudut pandang. Namun dlm topik postingan saya kali ini, 'persatuan' yang saya maksud adalah persatuan sebagai masyarakat multikultural. Kita semua tahu kalau budaya dan agama di Indonesia itu banyaaaakk banget. Negara lain aja paling adanya 2 ato 3.., kita punya 5! Termasuk di dalamnya aliran kepercayaan yang telah diakui. Yang saya heran, nih, ya, kalo udah tau tinggal di negara yg memiliki diversitas budaya, kenapa sih hal tsb tidak dimaknai dengan benar? Memang, menerima perbedaan itu sangat sulit. Jangankan beda budaya dan agama, kita lihat temen kita sok kecentilan aja jadi panas, kan?? Begitu pula dengan perbedaan di negara kita. Alangkah indahnya kalau semua orang bisa bersatu-padu meskipun berbeda-beda. Meraih persatuan memang TIDAK INSTAN, tapi BISA! Bisa.., kalau setiap orang mau saling menghargai. Bisa, kalau setiap orang tidak menanggapi sesuatu secara radikal. Bisa, kalo chauvinisme dihilangkan.

Lebih dari itu, tindakan yang (sebut saja) radikal itu sebenarnya malah membuat pelakunya tidak mendapat simpati. Kalau aksi protes yang radikal dimuat di media, pasti akan banyak masyarakat yang menanggapi; protes balik. Lagi pula, orang lain ngga bisa diubah hanya dengan protes (apalagi kalo protesnya sampai rusak-rusakin fasilitas umum, bakar-bakar mobil orang, dst). Ngga ngefek, atuh bang..

Protes ya protes aja. Itu sah kok. Dan itu adalah hak setiap orang dalam negara ini. Tapi aksi protes tidak bisa bila dimaknai sebagai 'waktunya protes sambil rusakin fasilitas umum dan melukai orang innocent kalo udah emosi'. Salah pesepsi, 'sob!

Buat apa ucapin Pancasila tiap upacara & nyanyi lagu Indonesia Raya kalo dalam prakteknya tidak dilaksanakan???

Ngga pernah protes pada isi Sumpah Pemuda 'kan? Ngga pernah protes pada Pancasila kan? Berarti udah setuju, dong.. Kita sama-sama dalam proses belajar untuk mencapai keadaan yang stabil dan damai. Ayo kita saling bekerja sama agar peristiwa yg sama terjadi lagi.

Sabtu, 15 Januari 2011

Tantangan Pergaulan

from my chronicle today

Kalau teringat masa-masa sekolah semasa SMP, rasanya saya jadi kangeen banget dgn kehidupan sekolah yang adem-ayem, tenteram, dan pastinya asyik. Walaupun orang-orang bilang "masa SMA adalah amasa yang paling indah!", tetap saja saya lebih enjoy masa-masa saya di SMP. Dan di SMA barulah saya belajar 'tantangan pergaulan' yang sebenarnya...

Hmm.. saya sendiri ngga yakin apakah istilah 'tantangan pergaulan' itu baku atau malah absurd, tapi saya akan tetap menggunakan istilah diatas untuk post kali ini. :)

Apa itu 'tantangan pergaulan'?
Simple aja, frase tsb mengandung kata "tantangan" yang artinya suatu hal maupun situasi yang menantang, dalam arti butuh pemikiran dan strategi untuk mengatasinya. KAta yang kedua adl "pergaulan", atau dalam kata lain;proses sosialisasi dengan sesama. Singkat kata, tantangan pergaulan merupakan proses sosialisasi yang membutuhkan taktik dan strategi untuk melaksanakannya.

Mengapa disebut 'tantangan'?
KArena perlu strategi. Setiap orang yang ingin mendapatkan pengakuan harus memiliki strategi cerdas untuk mendapatkan pengakuan yang diinginkan. Hmm.., sama aja kalo strategi ngga bagus ya tentunya akan kalah dalam 'pertarungan' ini. Sama saja seperti para pendaki gunung (dalam hal ini para social climber); mereka membutuhkan kiat khusus dalam memperkirakan jumlah bahan makanan yg dibawa, mengolah stamina, dll, sedangkan para social climber membutuhkan kiat khusus agar 'dianggap' dan diakui keberadaannya oleh org2 di sekitarnya.

Sesuai dengan pengamatan saya (saya pengamat amatir, tapi rata2 hipotesa sy tepat juga, hehehe :D ), ada dua cara (secara umum) yang digunakan para social climber dalam memperoleh eksistensinya. Inilah kesimpulan saya;

a. Cara Positif
Cara-cara yang positif diantaranya adl: bersikap ramah, welcome pd siapa saja, mengasah kemampuan, siap membantu siapa saja, bersikap simpati, membuka diri, menghargai orang lain, aktif, murah hati, dan rendah hati.

Cara-cara ini tentu bisa menarik simpati orang lain dengan mudah dan hasilnya pun baik. Cara-cara ini memang bukan cara yang bisa dibilang instan, tapi mengindikasikan kepribadian orang yang menggunakan cara ini. Setiap orang tentu akan merasa bahagia bila dirinya diterima oleh orang lain. Maka para social climber yang 'kompeten' harus terlebih dahulu menerima dan menghargai orang lain sebelum menghendaki dirinya sendiri dihargai. Memang tidak mudah, apalagi kalau lawan bicara kita ternyata 'ngga welcome'. Tapi apa pun yang terjadi, ayo kita semua berusaha menggunakan cara ini. Setidaknya 99% berhasil deh! :) Biarin aja tuh 1% yang 'nggaa welcome' itu. Jadikan pelajaran bagi kita agar tdk bersikap spt mereka. okok?? :D


b. Cara instan nan 'menggiurkan'
Saya tekankan saja, apapun cara yang digunakan dalam meraih pergaulan a.k.a 'eksistensi', itu ngga salah kok. Halal-halal aja. Namun.., cara2 di bagian 'b' ini sebetulnya memiliki dampak yang besar bagi diri sendiri dan orang lain. Lho, kok berdampak diri sendiri? Iya dong, krn yang melaksanakan cara ini adalah kita sendiri, otomatis kita termasuk partisipan dong. Oke, saya kasih ilustrasi yang simple aja ya.

Anggaplah ini kehidupan di SMA. Ada orang si XX yang eksis dan gaul. Trus ada lagi nih si YY yang baik hati tapi rada pemalu. Pilih yg mana? Ayo jujur.. Tentu kecenderungan tiap orang adl memilij si XX karena image-nya udah 'gaul','eksis'. 'Pendatang baru' kebanyakan berpikir; "ah, mending gue gaul sm si XX biar cepet eksis, daripada sama YY.. ngga level!"
Intinya sodara-sodara, semua berasal dari kepribadian.. Kalo emang 'pendatang baru' ini manusia normal, tentu setelah bergaul dengan XX dan YY, ia bisa merasakan 'beda'nya dgn hati nuraninya. Belum tentu pergaulan dgn XX nyaman, belum tentu teman2 lama si XX menerima kita si 'newbie'.
Tapi sekali lagi, itu pilihan, lho... :)


Mereka yang 'dikucilkan'
Mereka yg dikucilkan ini adalah kelompok atau individu yang kurang mendapat perhatian dari orang-orang di sekitrnya karena alasan tertentu. Berdasarkan riset kecil-kecilan yg saya jalankan hingga sekarang, mereka yg dikucilkan ini dijauhi krn alasan2, misalnya; obrolan ngga nyambung (topik obrolan org ini 'beda', ngga umum), ngga seru, ngga asyik, atau emang karena orangnya introvert.

>> Kegemarannya 'beda'
Saya punya teman yg sgt suka akan kebudayaan Jepang dan anime (kartun jepang). Adakah kesalahan pada kegemarannya itu? Tidak! Karena yg dia sukai kan yg positif tentunya. KEsalahannya terletak pada cara org tersebut mengekspresikan kesukaannya pd hal tersebut, dan caranya memilah obrolan pd orang yang berbeda.
Kebetulan tmn sy ini perkembangannya agak 'kurang', jadi walau umurnya udah 17-an tp sifatnya masih kyk anak2. Mungkin krn childish inilah dia kurang bisa beradaptasi. Ok, balik ke topik. Dia pernah ngmg ke saya, "gue ngga bisa ngobrol sm mereka.. mereka kan ga suka jepang.."
Mendengar hal ini, TRINGG pencerahan memenuhi benak saya. Ahaa!! Inilah poinnya. Kawan, memiliki kegemaran yg 'unusual' itu unik lho. Tapi emang harus CERDAS dalam mengekspresikannya. Dlm kasus temen saya, akan lebih baik kalo dia sedikit mengendalikan diri. Misalnya, terserah dia dah mau cosplay segokil mungkin dan cas-cis-cus bhs Jepang DI event2 Jepang. Event itu emang dibuat sbg sarana penyalur hobi, terlebih penggemar jepang di jakarta kan blm begitu banyak dibanding penggemar budaya Barat yang glamour. Jadi hasrat 'mengekspresikan diri ala jepang' yg selama ini blm dapat tersalurkan, akhirnya tersalurkan melalui event. Masalahnya kalo dia ketemu orang yg ngga penegertian, pasti dianggap frik-lah dia..

Orangnya introvert, nih, cing..
Jujur, saya termasuk orang introvert. Saya sangat menikmati kesendirian. (tapi sy tetep bergaul kok.. sumpah!! >.< hahaha) Karena saya ini introvert, yaa saya tau lah hal yg sebenarnya dlm diri orang introvert. Ayo kita kupas tuntasss!!

>> Kata org introvert; "saya ngga sombong.., saya cuma pemalu..!"
Ya. Banyak yang begitu. Karena kurang pede untuk memulai suatu pembicaraan, orang introvert memilih untuk diam mendengarkan dan bicara seperlunya.
untuk itulah seharusnya orang ekstrovert 'membantu' para org introvert ini untuk bisa lebih speak up. Orang introvert membantu para ekstrovert untuk mendengarkan mereka. Nah.. simbiosis mutualisme kan? :)
Yang mengejutkan ialah, orang introvert terkadang akan sangat cepat akrab dan sangat ceplas ceplos apabila sdh 'kenal banget' sama orang lain, maupun diterima oleh org tsb. Mengejutkan bukan? Maka itu, ayolah kita saling menerima & menghargai..

Lagipula, apabila kita mengucilkan orang lain, dampak thd perkembangan psikologis org tsb akan sgt besar. Ya, orang yg selalu dikucilkan akan merasa dirinya RENDAH, TIDAK BERHARGA, dan TIDAK DICINTAI. Kalo ngga kuat iman bisa2 org ini mengakhiri hidupnya lho! Bahaya tau! Perasaan tidak menerima akan ditangkap oleh otak dan jiwa org yg dikucilkan, sehingga alam bawah sadar mereka 'terbentuk' untuk selalu diam, murung.. Dan hasilnya, tambah tidak berdayalah dia... Dia akan cenderung tidak mempercayai orang lain.. (lebih seneng dipercaya 'kan? makanya hargai org lain.. hehe)

Bagi orang yg mengucilkan, dampak terbesarnya adalah dosa. Iyalah dosa, apalagi kalo mengucilkannya disertai olok-olok nan kejam. Padahal org itu ngga ngelawak tapi diketawain krn DIANGGAP FREAK.
Sadarlah wahai kawan yg budiman. Olok-olok itu melukai perasaan (pasti udh tau lah ya).. Sama aja dong kita menghina ciptaan Tuhan (berarti ngehina yg menciptakan juga dongg).. Dan.., muncullah kebiasaan MENERTAWAI, MENGOLOK, dan MENCARI KEUNTUNGAN SENDIRI..


ayo kita ubah dunia yg penuh 'gap' mjd dunia yg lebih nyaman unt ditinggali! :D

Tahun Baru ala Mudika 4-5


from my chronicle today

tahun baru emang udah lewat sejak 15 hari yg lalu, tapi upload foto2nya ttp bole dongg :)
malam tahun baru gw lewatkan bersama mudika st. agustinus, wil 4-5. sebenernya yang mau diundang banyak, tapi yg bisa hanya orang2 ini doang.. hahahaha

mudika 4-5 a.k.a mudika "perjuangan" emg plg top!! :D

Minggu, 02 Januari 2011

Christmas celebration @ wall street


from my chronicle today

Oh iya, selama ini gue belum cerita apa-apa soal kegiatan2 gue di ws.. waduh. Tapi hari ini termasuk salah satu kegiatan yang berkesan juga.

Karena kontrak gue les di ws cuma sampai Juli 2011, makanya betapapun penuhnya acara ini gue mengusahakan acara kali ini. Kalo ngga, mana bisa gue ikut lagi taon depan.. Well, ini social club mengenai Christmas Party. Jadi, kita main games2 seru yang biasa dimainkan selama natal di U.S.A, n Canada. Seru bangett, dari main " Christmas Socks 'rally' sampe main limbo. Di akhir acara, ginger bread n susu hangat yg yummy pun disuguhkan.. Whiii :)

my birthday attack!!


from my chronicle today


Whiiii udah lamaaa bgt gue ngga nge-blog.. Oh my God.. Well, karena disibukkan dgn 'berbagai hal' gue ngga sempat blogging selama sebulan lebih. Well, desember tahun 2010 emang ngga begitu banyak surprise-nya, tapi gue amat sangat bersyukur karena ternyata temen2 gue masih berbaik hati dan mengingat ultah gue (thank you very much, guys! :D). Alhasil, ultah gue yang jatuh pd tgl 6 Desember pun diadakan dalam 2 ronde (udh kyk boxing aj dah..) oleh tmn2 yg beda-beda kloter (hahaha)

6 Dec 2010
Ini kloter pertama yg ngerayain ultah gue. Jadi, gue dikerjain dengan cara disuruh ngerjain temen gue, Stella, yg ultah tgl 5 Desember. Kebetulan ultah gue selalu diadain pas ulangan umum, jadi pulang sekolahnya lebih cepet dari biasanya. Jadi, siang bolong itu gue disuruh cepet-cepet sama temen gue buat ke rumah Tova yg jaraknya ngga sampe 10 meter dari gerbang utama sekolah gue. Gue udah di-briefing rencana ngerjain si Stella ini. Kita semua sama sekali ngga ucapin 'happy birthday' atau apa pun juga ke dia. Naah.., gue ngobrol2 dong sm planner buat ngomongin; "gue harus ngapain lg ngerjainnya?" Ngga lama kemudian, gue liat kue si Stella udah nongol di belakangnya. Langsung deh nyanyian 'happy birthday' menggema di rumah tova. Stella yg syok berat pun langsung terharu trus tiup lilin. Ngga lama kemudian, lagu happy birthday mengalun lagi, dan gue pun ditepok sama temen gue dari belakang;
ya ampun, ternyata dia bawa kue buat gue!
Seketika itu juga gue terharu banget, tapi entah kenapa air mata gue ngga bisa keluar. Padahal gue sama sekali ngga berharap bakal dikasih kejutan kyk gitu, hahaha :) (super big smile). Akhirnya, sesi 'make a wish' n potong kue diadain bareng si Stella. Ternyata dia ikut ngerjain gue juga, ckckckck
Well, setelah 'tamu' (yg patungan) uda komplit, baru deh bagi-bagi kue. Intinya hari itu perasaan gue campur aduk, antara kaget, senang, sekaligus bersyukur.


19 Des 2010
Nah, ini baru kloter kedua yg dirayain bareng tmn2 gue di IPA.
Hari itu class meeting hari kedua, dan seperti biasa, sekolah tuh sepiiiiiiii banget. Entah kenapa murid di sekolah gue kurang appreciate pd class meeting dan kurang menghargai program dari OSIS yang ketuanya aja mereka pilih sendiri. Hmm.. well., mungkin karena pertandingannya kurang melibatkan satu kelas. Gue ngga mau menyalahkan siapa pun walaupun ini udah kyk paradigma yang dipegang siswa/i di alam bawah sadar kalo class meeting itu 'ngga penting'. Mungkin kesalahan di pengelolaan program aja. Saran gue sih setting lomba2 di classmeeting itu di desain agak 'kolosal' sehingga satu kelas merasa dilibatkan dan dibutuhkan :)

Oke, hari itu bener2 sepi. Kebetulan gue ga tanding apa2 jd gue baca komik di lt. 4 bareng temen2 gue. Di sekolah gue, kelas 3 emg jadi 'penghuni' lantai 4, hahaha
JAdi gue bareng tmn2 gue dari IPA itu having fun together dgn main kartu (dari 4-1 sampe kartu setan), baca komik, OL hape, n ngobrol bareng-bareng. Tiba-tiba 3 orang temen gue ke WC bareng, n I had no point about this!
5 menit.. 10 menit... Gue mulai mikir, ke mana nih mereka? Udh mulai cemas aja kalo ada apa-apa. Tapi gue menepis pikiran gue itu, yah mungkin mereka ketemu orang jd ngobrol dulu. Tau-tau mereka nongol dari belakang gue n nyanyiin lagu happy birthday. Ya ampuunn.., untuk kedua kalinya gue kaget! Dan penghuni IPA ygang ikut patungan juga ikut naik, padahal tadi mereka ngga ada di lt. 4!
Setelah make a wish (lagi) gue potong kue n first cake nya buat mereka semua. Thanks a lot guys, (terutama ank2 dari TBC) yg udah repot2 kasih surprise. Thanks karena gue masih diingat walaupun gue yang 'nyasar' sendiri di IPS.. >.<> Cinta yang bersumber dari hati seseorang memunculkan kebaikan. Kebaikan itu sifatnya menular; dari kebaikan jadi kebahagiaan, dan kebahagiaan yaang dimiliki seseorang pasti merambat ke hati orang lainnya. Dari kebahagiaan, perasaan itu memuncak menjadi syukur.

Sebuah peristiwa kecil yang bermakna dalam. Thanks friends. Thanks God :)

Kamis, 11 November 2010

hal-hal menyebalkan di jkt

from my chronicle today

Well, ini sih sekedar keluhan n curcol aj, secara gue sendiri ga ada wewenang buat menghentikan atau menindaklanjuti hal2 tersebut di bawah. Ini semacam protes kecil gue buat pengelola kota Jakarta kita yang tercinta ini..... Anyway, sorry the brief statement.. Posting gue kali ini emang agak kasar, so.., I hope you understand :)

1. Pengguna jalan ngga tertib dan ngga punya kesadaran
a. Fly Over Daan Mogot
udah jelas2 sejak tuh fly over dibangun, tertulis gede2 di marka: 'HANYA UNTUK MOBIL DAN BUS MAX. ...... KG (lupa, hehe)' trus 'SEPEDA MOTOR DILARANG MENGGUNAKAN FLY OVER'
watch the 2nd sentence. don't u think that's really, really clear? but why they NEVER understand? are they 'bebal' or can't read?
Padahal udah ada kecelakaan motor terjun bebas krn keserempet bus.
Padahal polisi udah siap siaga (bahkan) di tengah2 fly over buat menertibkan. apakah masih kurang, sodara-sodara? gue rasa cukup sih, cuma pengguna jalannya aja yang bebal. Giliran ada kecelakaan pasti yagn disalahkan tuh polisi lah, DLLAJR lah.. hello.., ngga ngaca siapa yg salah, boss??

b. JEmbatan Gantung
Ini emang jembatan yang gue lalui sehari-hari. Tapi.., mungkin jembatan ini doang yang unik. Jembatan ini multi fungsi; untuk pejalan kaki dan sepeda motor. LAGI-LAGI motor 'kan? :( dengan arrogannya sepeda motor melintasi jembatan layaknya milik sendiri.. Namanya aja jembatan penyeberangan, ya pastinya buat MANUSIA bukan buat mesin.. ckckckck
PAntas aja jembatan itu ngga durable. Besi copot, cat mengelupas. Motor mereka juga ngga durable, karena pasti lecet kalo belok-belok di tangga jembaatan yang muter-muter.
Yang bikin kesel, pengendara motor yang lewat di situ selalu ngga sabaran, sok repot, dan bossy. Liatin aja, dulu pernah ada nenek2 hampir diserempet karena motornya ngga sabaran.
Kepada Yth pengguna jembatan yang PAKE MOTOR;
apakah Anda semua tidak dapat menempatkan diri? Katanya dewasa, tapi kenapa ngga bisa? Kenapa Anda begitu arogan dan ngga bisa ditertibkan, yaaaa???

Tapi ini juga kesalahan tata ruang juga. Emang jarak antara jembatan ini dengan halte busway berikutnya sangat jauh. ngga efisien memang. JAdi boros bensin banget. Mungkin ini alasan jembatan gantung jadi multi fungsi. Semoga hal ini bisa ditindaklanjuti pihak yang berwajib sehingga baik pejalan kaki maupun pengendara motor ngga ada yg dirugikan :O

c. Angkot & Bus
Terutama bus. Ya.., apapun namanya deh. Inisial "K", "MM", dst.
Mau merasakan perasaan para pembalap di arena balapan?? NAiklah bus2 ini, sodara-sodara! (bagi yang tinggal di jkt n pernah naik pasti tahu, hahaha)
krn driver-nya sudah terlatih untuk mengguncang jiwa Anda semua..! yippii ~ (duh, frik dah)

gigi 1-maju-GAS GEDE2-REM mendadak
-kaki keinjek
-'terpental ke depan

habis rem, gas kenceng2-MAJUUU..!!-serong kanan.., serong kiri.., serong kana
bus pun melaju bak goyangan dangdut.. zig-zag! salip kanan, salip kiri
Jantungan kan? komat-kamit kan?
Nah, inilah 'simulator' mobil di balapan!


OK, these are just a fact about Jakarta... Otherwise, Jakarta is wonderful exept those things.. Those aare my statement, I just wanted to express them briefly.. :)