from my chronicle today
Kalau teringat masa-masa sekolah semasa SMP, rasanya saya jadi kangeen banget dgn kehidupan sekolah yang adem-ayem, tenteram, dan pastinya asyik. Walaupun orang-orang bilang "masa SMA adalah amasa yang paling indah!", tetap saja saya lebih enjoy masa-masa saya di SMP. Dan di SMA barulah saya belajar 'tantangan pergaulan' yang sebenarnya...
Hmm.. saya sendiri ngga yakin apakah istilah 'tantangan pergaulan' itu baku atau malah absurd, tapi saya akan tetap menggunakan istilah diatas untuk post kali ini. :)
Apa itu 'tantangan pergaulan'?
Simple aja, frase tsb mengandung kata "tantangan" yang artinya suatu hal maupun situasi yang menantang, dalam arti butuh pemikiran dan strategi untuk mengatasinya. KAta yang kedua adl "pergaulan", atau dalam kata lain;proses sosialisasi dengan sesama. Singkat kata, tantangan pergaulan merupakan proses sosialisasi yang membutuhkan taktik dan strategi untuk melaksanakannya.
Mengapa disebut 'tantangan'?
KArena perlu strategi. Setiap orang yang ingin mendapatkan pengakuan harus memiliki strategi cerdas untuk mendapatkan pengakuan yang diinginkan. Hmm.., sama aja kalo strategi ngga bagus ya tentunya akan kalah dalam 'pertarungan' ini. Sama saja seperti para pendaki gunung (dalam hal ini para social climber); mereka membutuhkan kiat khusus dalam memperkirakan jumlah bahan makanan yg dibawa, mengolah stamina, dll, sedangkan para social climber membutuhkan kiat khusus agar 'dianggap' dan diakui keberadaannya oleh org2 di sekitarnya.
Sesuai dengan pengamatan saya (saya pengamat amatir, tapi rata2 hipotesa sy tepat juga, hehehe :D ), ada dua cara (secara umum) yang digunakan para social climber dalam memperoleh eksistensinya. Inilah kesimpulan saya;
a. Cara Positif
Cara-cara yang positif diantaranya adl: bersikap ramah, welcome pd siapa saja, mengasah kemampuan, siap membantu siapa saja, bersikap simpati, membuka diri, menghargai orang lain, aktif, murah hati, dan rendah hati.
Cara-cara ini tentu bisa menarik simpati orang lain dengan mudah dan hasilnya pun baik. Cara-cara ini memang bukan cara yang bisa dibilang instan, tapi mengindikasikan kepribadian orang yang menggunakan cara ini. Setiap orang tentu akan merasa bahagia bila dirinya diterima oleh orang lain. Maka para social climber yang 'kompeten' harus terlebih dahulu menerima dan menghargai orang lain sebelum menghendaki dirinya sendiri dihargai. Memang tidak mudah, apalagi kalau lawan bicara kita ternyata 'ngga welcome'. Tapi apa pun yang terjadi, ayo kita semua berusaha menggunakan cara ini. Setidaknya 99% berhasil deh! :) Biarin aja tuh 1% yang 'nggaa welcome' itu. Jadikan pelajaran bagi kita agar tdk bersikap spt mereka. okok?? :D
b. Cara instan nan 'menggiurkan'
Saya tekankan saja, apapun cara yang digunakan dalam meraih pergaulan a.k.a 'eksistensi', itu ngga salah kok. Halal-halal aja. Namun.., cara2 di bagian 'b' ini sebetulnya memiliki dampak yang besar bagi diri sendiri dan orang lain. Lho, kok berdampak diri sendiri? Iya dong, krn yang melaksanakan cara ini adalah kita sendiri, otomatis kita termasuk partisipan dong. Oke, saya kasih ilustrasi yang simple aja ya.
Anggaplah ini kehidupan di SMA. Ada orang si XX yang eksis dan gaul. Trus ada lagi nih si YY yang baik hati tapi rada pemalu. Pilih yg mana? Ayo jujur.. Tentu kecenderungan tiap orang adl memilij si XX karena image-nya udah 'gaul','eksis'. 'Pendatang baru' kebanyakan berpikir; "ah, mending gue gaul sm si XX biar cepet eksis, daripada sama YY.. ngga level!"
Intinya sodara-sodara, semua berasal dari kepribadian.. Kalo emang 'pendatang baru' ini manusia normal, tentu setelah bergaul dengan XX dan YY, ia bisa merasakan 'beda'nya dgn hati nuraninya. Belum tentu pergaulan dgn XX nyaman, belum tentu teman2 lama si XX menerima kita si 'newbie'.
Tapi sekali lagi, itu pilihan, lho... :)
Mereka yang 'dikucilkan'
Mereka yg dikucilkan ini adalah kelompok atau individu yang kurang mendapat perhatian dari orang-orang di sekitrnya karena alasan tertentu. Berdasarkan riset kecil-kecilan yg saya jalankan hingga sekarang, mereka yg dikucilkan ini dijauhi krn alasan2, misalnya; obrolan ngga nyambung (topik obrolan org ini 'beda', ngga umum), ngga seru, ngga asyik, atau emang karena orangnya introvert.
>> Kegemarannya 'beda'
Saya punya teman yg sgt suka akan kebudayaan Jepang dan anime (kartun jepang). Adakah kesalahan pada kegemarannya itu? Tidak! Karena yg dia sukai kan yg positif tentunya. KEsalahannya terletak pada cara org tersebut mengekspresikan kesukaannya pd hal tersebut, dan caranya memilah obrolan pd orang yang berbeda.
Kebetulan tmn sy ini perkembangannya agak 'kurang', jadi walau umurnya udah 17-an tp sifatnya masih kyk anak2. Mungkin krn childish inilah dia kurang bisa beradaptasi. Ok, balik ke topik. Dia pernah ngmg ke saya, "gue ngga bisa ngobrol sm mereka.. mereka kan ga suka jepang.."
Mendengar hal ini, TRINGG pencerahan memenuhi benak saya. Ahaa!! Inilah poinnya. Kawan, memiliki kegemaran yg 'unusual' itu unik lho. Tapi emang harus CERDAS dalam mengekspresikannya. Dlm kasus temen saya, akan lebih baik kalo dia sedikit mengendalikan diri. Misalnya, terserah dia dah mau cosplay segokil mungkin dan cas-cis-cus bhs Jepang DI event2 Jepang. Event itu emang dibuat sbg sarana penyalur hobi, terlebih penggemar jepang di jakarta kan blm begitu banyak dibanding penggemar budaya Barat yang glamour. Jadi hasrat 'mengekspresikan diri ala jepang' yg selama ini blm dapat tersalurkan, akhirnya tersalurkan melalui event. Masalahnya kalo dia ketemu orang yg ngga penegertian, pasti dianggap frik-lah dia..
Orangnya introvert, nih, cing..
Jujur, saya termasuk orang introvert. Saya sangat menikmati kesendirian. (tapi sy tetep bergaul kok.. sumpah!! >.< hahaha) Karena saya ini introvert, yaa saya tau lah hal yg sebenarnya dlm diri orang introvert. Ayo kita kupas tuntasss!!
>> Kata org introvert; "saya ngga sombong.., saya cuma pemalu..!"
Ya. Banyak yang begitu. Karena kurang pede untuk memulai suatu pembicaraan, orang introvert memilih untuk diam mendengarkan dan bicara seperlunya.
untuk itulah seharusnya orang ekstrovert 'membantu' para org introvert ini untuk bisa lebih speak up. Orang introvert membantu para ekstrovert untuk mendengarkan mereka. Nah.. simbiosis mutualisme kan? :)
Yang mengejutkan ialah, orang introvert terkadang akan sangat cepat akrab dan sangat ceplas ceplos apabila sdh 'kenal banget' sama orang lain, maupun diterima oleh org tsb. Mengejutkan bukan? Maka itu, ayolah kita saling menerima & menghargai..
Lagipula, apabila kita mengucilkan orang lain, dampak thd perkembangan psikologis org tsb akan sgt besar. Ya, orang yg selalu dikucilkan akan merasa dirinya RENDAH, TIDAK BERHARGA, dan TIDAK DICINTAI. Kalo ngga kuat iman bisa2 org ini mengakhiri hidupnya lho! Bahaya tau! Perasaan tidak menerima akan ditangkap oleh otak dan jiwa org yg dikucilkan, sehingga alam bawah sadar mereka 'terbentuk' untuk selalu diam, murung.. Dan hasilnya, tambah tidak berdayalah dia... Dia akan cenderung tidak mempercayai orang lain.. (lebih seneng dipercaya 'kan? makanya hargai org lain.. hehe)
Bagi orang yg mengucilkan, dampak terbesarnya adalah dosa. Iyalah dosa, apalagi kalo mengucilkannya disertai olok-olok nan kejam. Padahal org itu ngga ngelawak tapi diketawain krn DIANGGAP FREAK.
Sadarlah wahai kawan yg budiman. Olok-olok itu melukai perasaan (pasti udh tau lah ya).. Sama aja dong kita menghina ciptaan Tuhan (berarti ngehina yg menciptakan juga dongg).. Dan.., muncullah kebiasaan MENERTAWAI, MENGOLOK, dan MENCARI KEUNTUNGAN SENDIRI..
ayo kita ubah dunia yg penuh 'gap' mjd dunia yg lebih nyaman unt ditinggali! :D
"kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai; dicintai karena diri kita sendiri, atau tepatnya,dicintai seperti apapun diri kita" Victor Hugo
Sabtu, 15 Januari 2011
Tahun Baru ala Mudika 4-5
from my chronicle today
tahun baru emang udah lewat sejak 15 hari yg lalu, tapi upload foto2nya ttp bole dongg :)
malam tahun baru gw lewatkan bersama mudika st. agustinus, wil 4-5. sebenernya yang mau diundang banyak, tapi yg bisa hanya orang2 ini doang.. hahahaha
mudika 4-5 a.k.a mudika "perjuangan" emg plg top!! :D
Minggu, 02 Januari 2011
Christmas celebration @ wall street

from my chronicle today
Oh iya, selama ini gue belum cerita apa-apa soal kegiatan2 gue di ws.. waduh. Tapi hari ini termasuk salah satu kegiatan yang berkesan juga.
Karena kontrak gue les di ws cuma sampai Juli 2011, makanya betapapun penuhnya acara ini gue mengusahakan acara kali ini. Kalo ngga, mana bisa gue ikut lagi taon depan.. Well, ini social club mengenai Christmas Party. Jadi, kita main games2 seru yang biasa dimainkan selama natal di U.S.A, n Canada. Seru bangett, dari main " Christmas Socks 'rally' sampe main limbo. Di akhir acara, ginger bread n susu hangat yg yummy pun disuguhkan.. Whiii :)
my birthday attack!!

from my chronicle today
Whiiii udah lamaaa bgt gue ngga nge-blog.. Oh my God.. Well, karena disibukkan dgn 'berbagai hal' gue ngga sempat blogging selama sebulan lebih. Well, desember tahun 2010 emang ngga begitu banyak surprise-nya, tapi gue amat sangat bersyukur karena ternyata temen2 gue masih berbaik hati dan mengingat ultah gue (thank you very much, guys! :D). Alhasil, ultah gue yang jatuh pd tgl 6 Desember pun diadakan dalam 2 ronde (udh kyk boxing aj dah..) oleh tmn2 yg beda-beda kloter (hahaha)
6 Dec 2010
Ini kloter pertama yg ngerayain ultah gue. Jadi, gue dikerjain dengan cara disuruh ngerjain temen gue, Stella, yg ultah tgl 5 Desember. Kebetulan ultah gue selalu diadain pas ulangan umum, jadi pulang sekolahnya lebih cepet dari biasanya. Jadi, siang bolong itu gue disuruh cepet-cepet sama temen gue buat ke rumah Tova yg jaraknya ngga sampe 10 meter dari gerbang utama sekolah gue. Gue udah di-briefing rencana ngerjain si Stella ini. Kita semua sama sekali ngga ucapin 'happy birthday' atau apa pun juga ke dia. Naah.., gue ngobrol2 dong sm planner buat ngomongin; "gue harus ngapain lg ngerjainnya?" Ngga lama kemudian, gue liat kue si Stella udah nongol di belakangnya. Langsung deh nyanyian 'happy birthday' menggema di rumah tova. Stella yg syok berat pun langsung terharu trus tiup lilin. Ngga lama kemudian, lagu happy birthday mengalun lagi, dan gue pun ditepok sama temen gue dari belakang;
ya ampun, ternyata dia bawa kue buat gue!
Seketika itu juga gue terharu banget, tapi entah kenapa air mata gue ngga bisa keluar. Padahal gue sama sekali ngga berharap bakal dikasih kejutan kyk gitu, hahaha :) (super big smile). Akhirnya, sesi 'make a wish' n potong kue diadain bareng si Stella. Ternyata dia ikut ngerjain gue juga, ckckckck
Well, setelah 'tamu' (yg patungan) uda komplit, baru deh bagi-bagi kue. Intinya hari itu perasaan gue campur aduk, antara kaget, senang, sekaligus bersyukur.
19 Des 2010
Nah, ini baru kloter kedua yg dirayain bareng tmn2 gue di IPA.
Hari itu class meeting hari kedua, dan seperti biasa, sekolah tuh sepiiiiiiii banget. Entah kenapa murid di sekolah gue kurang appreciate pd class meeting dan kurang menghargai program dari OSIS yang ketuanya aja mereka pilih sendiri. Hmm.. well., mungkin karena pertandingannya kurang melibatkan satu kelas. Gue ngga mau menyalahkan siapa pun walaupun ini udah kyk paradigma yang dipegang siswa/i di alam bawah sadar kalo class meeting itu 'ngga penting'. Mungkin kesalahan di pengelolaan program aja. Saran gue sih setting lomba2 di classmeeting itu di desain agak 'kolosal' sehingga satu kelas merasa dilibatkan dan dibutuhkan :)
Oke, hari itu bener2 sepi. Kebetulan gue ga tanding apa2 jd gue baca komik di lt. 4 bareng temen2 gue. Di sekolah gue, kelas 3 emg jadi 'penghuni' lantai 4, hahaha
JAdi gue bareng tmn2 gue dari IPA itu having fun together dgn main kartu (dari 4-1 sampe kartu setan), baca komik, OL hape, n ngobrol bareng-bareng. Tiba-tiba 3 orang temen gue ke WC bareng, n I had no point about this!
5 menit.. 10 menit... Gue mulai mikir, ke mana nih mereka? Udh mulai cemas aja kalo ada apa-apa. Tapi gue menepis pikiran gue itu, yah mungkin mereka ketemu orang jd ngobrol dulu. Tau-tau mereka nongol dari belakang gue n nyanyiin lagu happy birthday. Ya ampuunn.., untuk kedua kalinya gue kaget! Dan penghuni IPA ygang ikut patungan juga ikut naik, padahal tadi mereka ngga ada di lt. 4!
Setelah make a wish (lagi) gue potong kue n first cake nya buat mereka semua. Thanks a lot guys, (terutama ank2 dari TBC) yg udah repot2 kasih surprise. Thanks karena gue masih diingat walaupun gue yang 'nyasar' sendiri di IPS.. >.<> Cinta yang bersumber dari hati seseorang memunculkan kebaikan. Kebaikan itu sifatnya menular; dari kebaikan jadi kebahagiaan, dan kebahagiaan yaang dimiliki seseorang pasti merambat ke hati orang lainnya. Dari kebahagiaan, perasaan itu memuncak menjadi syukur.
Sebuah peristiwa kecil yang bermakna dalam. Thanks friends. Thanks God :)
Langganan:
Postingan (Atom)